
Sebagai orangtua dari tersangka kecelakaan maut yang menewaskan tujuh orang,
Ahmad Dhani patut berlega hati. Pasalnya dari tujuh korban meninggal, enam keluarga yang lain menyempatkan diri untuk menjenguk
Dul di rumah sakit Pondok Indah. Bagi
Dhani hal tersebut seperti mukjizat.
"Keluarga korban sama seperti keluarga lain, saya rasa ini mukjizat ketika
Dul
masih selamat, tetapi seluruh keluarga korban ikhlas kejadian sebagai
musibah, seluruh korban yang meninggal, enam keluarga korban sudah
menjenguk
Dul dan mendoakan kesembuhan untuk
Dul, bukankah itu patut dijadikan momen di mana akhlak budi pekerti dari keluarga korban patut ditiru," kata
Dhani di RSPI, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).
Dhani pun tidak bisa memungkiri kalau ada yang menari-nari di atas musibah yang menimpa keluarganya. Tapi
Dhani tidak mempermasalahkan hal itu, dirinya justru memetik hal positif dari apa yang dilakukan keluarga korban.
"Kita tidak bisa dipungkiri beberapa orang mencaci maki
Dul
dan saya sebagai orangtua. Padahal mereka tidak kehilangan, sementara
keluarga korban yang kehilangan datang ke rumah sakit bukan hanya
menyatakan musibah tetapi ada yang menangis mendoakan
Dul," katanya.
"Ini
pesan moral yang mulia, dan harap ini bisa dijadikan suri tauladan
untuk kita semua, bahwa kekuatan memaafkan lebih mulia dari caci maki,"
pungkasnya.